
MatahariIndonesiaTimur.com, Bogor-
Rumor tentang dugaan korupsi pembangunan rusun Mahasiswa IAIN Laa Roiba dan adanya dugaan ketidaklayakan bangunan tersebut yang menelan biaya Rp 5 miliar lebih dari APBN Tahun Anggaran 2024, nampaknya bakal di tanggapi sangat serius oleh pihak IAIN Laa Roiba, hal tersebut di sampaikan Sholikul Hadi, S.Ag.,Wakil Rektor II IAIN Laa Roiba kepada wartawan, Senin, 24 Maret 2025 di Bogor.
“Ya, karena ini terkait dengan nama baik Yayasan IAIN Laa Roiba, maka kami menilai informasi tersebut sudah sangat menyesatkan dan mengganggu civitas akademika IAIN Laa Roiba.” Ungkap Sholikul Hadi, S.Ag.
Oleh karena itu, lanjut Sholikul Hadi, pihaknya sudah membentuk team kuasa hukum dan sekaligus team investigasi untuk menelusuri pihak yang meniupkan rumor dugaan korupsi pembangunan rusun Mahasiswa IAIN Laa Roiba, untuk team investigasi ini sudah bekerja, dan hasilnya sudah di sampaikan ke pihak Yayasan IAIN Laa Roiba.
“Kami menduga pihak yang meniupkan tuduhan keji adanya korupsi pembangunan rusun Mahasiswa IAIN Laa adalah LSM Bogor Development Watch” tukas Shohibul Hadi.
Dari hasil penelusuran tersebut, lanjut Shohibul, pihaknya sudah menemukan kantor LSM yg terdaftar di kantor kesatuan bangsa dan politik kota Bogor, dan nampaknya, pihak LSM tidak punya gelagat yang baik, pasalnya ketika pihaknya melakukan penelusuran, dan sudah berkunjung ke kantor LSM tersebut beberapa kali, namun pihak LSM tidak menunjukkan itikad yang baik, di karenakan pihaknya sulit menemui ketua maupun pengurus dari LSM tersebut.
“Jika tidak ada niat baik, dari LSM tersebut, untuk menemui kami maka kami akan melaporkannya ke pihak kepolisian, agar pihak kepolisian mengusut tuntas kasus ini, insyaallah besok atau lusa, kami laporkan yang bersangkutan ke kepolisian.” Tandas Shohibul Hadi, SAg.