
MatahariIndonesiaTimur.com, Bogor –
Masih terkait dengan adanya rumor mengenai dugaan korupsi pembangunan rusun Mahasiswa IAIN Laa Roiba dan adanya dugaan ketidaklayakan bangunan tersebut yang menelan biaya Rp 5 miliar lebih dari APBN Tahun Anggaran 2024.
Terkait dengan rumor tersebut, Sholikul Hadi, S.Ag.,Wakil Rektor II IAIN Laa Roiba kepada wartawan yang menghubunginya, ia menepis rumor tersebut dengan mengatakan bahwa rumor itu sama sekali tidak benar dan tidak masuk akal,
Pasalnya selama proses perencanaan, pengajuan anggaran, lelang pekerjaan tersebut sampai dengan pelaksanaan kegiatan pembangunan, telah berlangsung secara transparan dan sudah di audit oleh pihak berwenang.
” Kalau ada pihak yang mengatakan ada tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan rusun Mahasiswa IAIN Laa Roiba, silahkan buktikan dengan fakta yang kredibel dan obyektif” ucap Sholikul Hadi, S.Ag. kepada wartawan, jumaat, 21/3/2025 di Bogor.
Menurut Shoikul, muncul nya rumor dugaan praktek korupsi pembangunan rusun Mahasiswa IAIN Laa Roiba tersebut, dirinya menengarai adanya pihak yang tidak ingin rusun Mahasiswa IAIN Laa Roiba berdiri, padahal rusun Mahasiswa ini justru sangat menguntungkan mahasiswa, membantu mahasiswa agar tidak tinggal di indekost.
” Ya, mungkin saja dari mereka yang tidak suka tinggal di rumah susun tersebut, dan berharap tinggal di kost -kostan milik mereka”tukas Sholikul Hadi, S.Ag.,.
Tidak hanya itu, sambung nya, dirinya juga menduga adanya pihak yang memprovokasi mahasiswa untuk lapor ke BPK RI, untuk melakukan audit investigatif terhadap anggaran yang di gunakan untuk membangun rumah susun tersebut.
” Yang lebih keji lagi mereka meniupkan issue adanya pungutan liar penyewaan rumah susun tersebut bagi mahasiswa, itu sama sekali bohong, kami tidak gentar mau di laporkan ke BPK, KPK atau Kejaksaan agung sekalipun, kami akan hadapi., insyaallah kami akan cari siapa dalang di balik semua ini” Tandas Sholikul Hadi, S.Ag.